Peringati Berakhirnya Perang, Korut Ancam Habisi Warga AS


Kim Jong-un, selaku pemerintah Korea Utara memperingatkan Amerika Serikat (AS) untuk tidak mencoba melakukan intervensi militer terhadap negara itu. Jika hal itu dilakukan, maka Korut akan membantai seluruh warga AS hingga tidak ada lagi yang tersisa untuk menyerah.
Pernyataan tersebut dikeluarkan oleh pejabat Korut pada peringatan 62 tahun berakhirnya Perang Korea yang jatuh pada 27 Juli. Perang yang berlangsung selama tiga tahun tersebut berakhir dengan gencatan senjata antara kedua Korea pada 1953.

Pada sebuah acara di ibu kota Pyongyang, Jenderal Tentara Rakyat Korea Pak Yong-ski memberikan pidato tersebut di hadapan para pejabat, veteran perang dan diplomat yang hadir. Jenderal yang diprediksi akan menggantikan Menteri Pertahanan Hyon Yong Chol yang dieksekusi Mei lalu itu menyebut AS sebagai imperialis yang akan menemui kehancuran jika melakukan intervensi ke Korut.

“Perang Korea yang lalu merupakan awal kemunduran bagi AS, tapi, Perang Korea yang kedua akan memberikan kehancuran bagi imperialisme AS,” kata Jenderal Pak sebagaimana dilansir dari Express, Selasa (28/9/2015).

Dia menegaskan bahwa jika AS melakukan intervensi militer, maka rakyat Korut akan menghadapinya dan berjuang hingga tidak ada lagi yang hidup untuk menandatangani dokumen untuk menyerah.

Seiring ancaman dari Jenderal Pak, kelompok peneliti 38 North dari AS melaporkan bahwa saat ini Korut sedang melakukan pembangunan di Yongbyon yang merupakan kompleks nuklir utamanya. Pembangunan itu diduga difungsikan untuk merakit dan menyimpan komponen peledak dari senjata nuklir. (okezone)
(hmr)
Share on Google Plus

About rizqan

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment

0 komentar:

Posting Komentar